Maka dari itu pemerintah baik pusat maupun daerah selalu menganggarkan,baik pembukaan jalan baru, peningkatan serta pemeliharaan agar akses jalan menjadi mudah dan lancar.
Namun demikian tidak jarang terlihat setelah jalan kita buat namun seolah olah ada pembiaran baik dari kita sebagai masyarakat sendiri maupun dari instansi yang berwenang.
Saat awak media melintasi jalan juang tepatnya persimpangan jalan keramat jaya Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh, yang mana di persimpangan menuju arah rumah jabatan Wakil Bupati terlihat air limbah yang mengalir di atas permukaan jalan sehingga membuat pemandangan kurang elok dikarenakan percikan serta bau air yang tidak sedap.
Jika kita lihat secara sepintas air tersebut adalah limbah dari warga sekitar, yang mana di sekitar area tersebut minimnya saluran drainase sehingga air tersebut menggenangi badan jalan.
Salah seorang warga Nanga Pinoh mengatakan kika air selokan menggenangi aspal, hal tersebut akan mempercepat kerusakan jalan secara signifikan.
Air adalah "musuh" utama aspal karena dapat merusak struktur ikatan bahan aspal, terutama jika terjadi secara terus-menerus ucapnya.
Berikut adalah dampak yang terjadi pada aspal akibat genangan air selokan:
Pengikisan dan Pengelupasan Aspal (Stripping): Air meresap ke dalam pori-pori aspal dan merusak daya ikat antara aspal dan agregat (batu kerikil), menyebabkan lapisan aspal terkelupas. Membentuk Lubang (Potholes):
Genangan air, terutama saat dilalui kendaraan, menciptakan tekanan hidrolik yang melemahkan fondasi di bawah aspal, mengakibatkan aspal amblas dan berlubang.
Kelembapan yang terus menerus menyebabkan aspal kehilangan kekuatan mekanisnya, memicu keretakan (cracking) dan alur (rutting) pada permukaan jalan.
Meskipun aspal memiliki kualitas baik, genangan air yang menetap (tidak segera mengalir) akan drastis mengurangi umur teknis jalan tersebut.
Air selokan yang sering mengandung limbah rumah tangga atau sampah akan membuat jalan menjadi kotor, berlumpur, dan menimbulkan bau tidak sedap.
Langkah untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Daerah Melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk memetakan perencanaan saluran drainase yang akuntabel dan akurat, agar air bisa leluasa mengalir sesuai kehendak kita. (Jum)



0 Komentar