SANGGAU, 25 Mei 2026 – Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan rasa syukur menyelimuti kawasan Dio Radang’k Batang Tarang, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, saat perhelatan budaya tahunan Pekan Mpara Pade IV resmi dibuka pada Senin (25/5/2026). Kegiatan yang menjadi agenda adat dan budaya masyarakat tersebut kembali hadir dengan nuansa lebih meriah serta mendapat antusias tinggi dari masyarakat.
Ribuan warga tampak memadati lokasi acara sejak pagi hari untuk menyaksikan rangkaian pembukaan festival budaya yang sarat dengan nilai tradisi dan kearifan lokal. Tidak hanya menjadi simbol pelestarian adat istiadat, Pekan Mpara Pade IV tahun ini juga menjadi momentum penting dalam membangkitkan sektor ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Puluhan stan UMKM berjajar rapi di area Dio Radang’k Batang Tarang dengan menampilkan berbagai produk unggulan khas daerah, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hasil pertanian lokal, hingga produk kreatif masyarakat setempat. Kehadiran pasar rakyat tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sanggau maupun luar daerah.
Amir selaku panitia pengelola stan UMKM mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan pembukaan Pekan Mpara Pade IV. Ia menilai antusiasme masyarakat tahun ini meningkat signifikan dibanding pelaksanaan sebelumnya.
“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Pekan Mpara Pade IV ini. Kami dari panitia, khususnya pengelola stan UMKM, sangat bersyukur melihat antusias masyarakat yang begitu luar biasa. Para pelaku usaha juga sangat semangat memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan produk mereka,” ujar Amir kepada awak media di lokasi kegiatan.
Menurut Amir, keberadaan stan-stan UMKM bukan sekadar pelengkap acara, melainkan menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Panitia berharap kegiatan ini mampu membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan warga.
“Kami memang fokus agar kegiatan budaya ini juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Produk-produk lokal Batang Tarang harus dikenal lebih luas. Dengan ramainya pengunjung, tentu akan ada perputaran ekonomi yang baik dan ini sangat membantu masyarakat,” tambahnya.
Selain menghadirkan pasar UMKM, Pekan Mpara Pade IV juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan adat dan hiburan rakyat seperti ritual budaya, pentas seni tradisional, pertunjukan musik daerah, serta atraksi budaya khas Dayak yang menjadi identitas masyarakat setempat.
Nuansa adat terlihat begitu kental dengan dekorasi tradisional serta pakaian adat yang dikenakan oleh sebagian peserta dan panitia. Masyarakat terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara hingga malam hari.
Kegiatan tahunan ini juga dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata budaya di Kabupaten Sanggau. Banyak pengunjung mengaku tertarik datang karena ingin menyaksikan langsung kekayaan budaya dan keramahan masyarakat Batang Tarang.
Dengan suksesnya pembukaan Pekan Mpara Pade IV, masyarakat berharap kegiatan tersebut terus menjadi agenda budaya tahunan yang mampu menjaga warisan tradisi leluhur sekaligus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah Kecamatan Balai dan Kabupaten Sanggau secara umum.
0 Komentar